Kalteng

Dukung Swasembada Pangan, Dinas TPHP Kalteng Tampilkan Hasil Pertanian Unggulan di Kalteng Expo 2026

Palangka Raya - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah turut memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah melalui partisipasi pada Kalteng Expo 2026 dengan menampilkan berbagai hasil pertanian unggulan daerah. Bertempat di Goor indoor serbaguna, Palangka Raya,Minggu (17/5/2026).

Kegiatan Kalteng Expo 2026 dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menegaskan pentingnya melestarikan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan pembangunan daerah.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam Kalteng Expo merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Kita tetap mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk mendukung swasembada pangan dan mempersiapkan program sesuai Asta Cita Presiden,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep yang dihadirkan Dinas TPHP selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan sektor hortikultura, ketahanan pangan, dan peternakan.

Berbagai komoditas strategis ditampilkan dan dijual langsung kepada masyarakat, mulai dari sayur-mayur, cabai, bawang merah, bawang putih, beras, hingga hasil peternakan seperti telur.

“Tiga komoditas ini menjadi fokus strategis yang kita tampilkan di sini. Sebagian produk juga dijual langsung kepada masyarakat sebagai bentuk penguatan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Menurutnya, penguatan sektor pangan terus dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, terutama melalui perluasan kawasan pertanian tanaman pangan.

Rendy berharap, di usia ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, sektor pertanian semakin berkembang melalui peningkatan luas lahan sawah serta produksi padi dan jagung sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri tanpa ketergantungan dari daerah lain.

Selain itu, pihaknya juga terus memperkuat sektor hilirisasi tanaman pangan dengan mempersiapkan pabrik pengolahan gabah menjadi beras.

“Harapannya, kita bisa menguasai pasar beras daerah sendiri dan memperkuat kebutuhan konsumsi masyarakat, terutama untuk komoditas beras,” tutupnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments