Kalteng

Upacara Hari Bhakti PU ke-80 Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah

​​​​​Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar Upacara Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 Tahun 2025 di halaman Kantor Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (16/12/2025).

Upacara tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan daerah, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, perbankan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta seluruh insan Pekerjaan Umum di Kalimantan Tengah. Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, yang membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum.

Dalam sambutannya, Leonard S. Ampung mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala karena atas rahmat-Nya, peringatan Hari Bhakti PU ke-80 dapat terlaksana dengan khidmat. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan kepala dan mendoakan para korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Leonard menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti PU bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi jati diri Kementerian Pekerjaan Umum. Ia mengingatkan kembali peristiwa heroik pada 3 Desember 1945, ketika tujuh pegawai PU gugur mempertahankan Gedung Sate di Bandung.

“Mereka bukan prajurit bersenjata, tetapi pegawai biasa yang memiliki keberanian luar biasa. Nilai pengabdian, keberanian, dan pengorbanan itulah yang menjadi fondasi lahirnya Hari Bhakti Pekerjaan Umum,” tegasnya.

Dalam sambutan tersebut, disampaikan pula Sapta Pesan sebagai landasan moral dan profesional insan PU dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ke depan. Pesan tersebut antara lain menekankan pentingnya bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih tepat; menjaga marwah sebagai insan PU; memahami bahwa setiap tugas berdampak langsung pada masyarakat; mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan; mengutamakan keselamatan, kualitas, serta akuntabilitas; mendorong inovasi melalui teknologi dan metode baru; serta memelihara semangat pengabdian sebagai jiwa Hari Bhakti PU.

Leonard menambahkan bahwa Kementerian PU memiliki peran strategis dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen pada akhir tahun 2029 sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan infrastruktur yang andal merupakan kontribusi nyata dalam pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, peningkatan konektivitas, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, selama satu tahun masa kerja Kabinet Merah Putih, Kementerian PU telah mencatat berbagai capaian penting, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air bersih, sanitasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program padat karya tunai juga terus diperluas untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi rakyat.

Selain capaian teknis, berbagai upaya nonteknis juga terus diperkuat, antara lain peningkatan tata kelola dan layanan administrasi, pengawasan yang mengedepankan pencegahan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan pembiayaan alternatif.

Menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor, Leonard mengingatkan seluruh jajaran Pekerjaan Umum agar senantiasa bersiap siaga. Ia menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur sumber daya air, jalan, dan jembatan, khususnya dalam mendukung kelancaran arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, “Pastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi mantap, aman, dan siap melayani masyarakat,” pesannya.

Pada momentum Hari Bhakti PU ke-80 ini, Leonard S. Ampung juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan Pekerjaan Umum atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sapta Pesan PU senantiasa menjadi pedoman dalam berkarya.

“Selamat Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke-80. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun negeri yang berkeadilan, rakyat sejahtera, dan menuju Indonesia maju,” pungkasnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments