Kalteng

Hadapi Dampak Kabut Asap, Pemprov Kalteng Buka Rumah Oksigen Gratis di Petuk Katimpun

Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan kabut asap. Salah satunya dengan menghadirkan Rumah Oksigen di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya.

Rumah Oksigen tersebut menjadi fasilitas pelayanan bagi masyarakat, petugas maupun relawan yang terdampak karhutla dan membutuhkan bantuan oksigen. Layanan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk respons pemerintah terhadap dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan dan pernapasan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, menghadiri Launching Pos Pelayanan Kesehatan dan Rumah Oksigen yang berlangsung di Posko Bencana Karhutla Kelurahan Petuk Katimpun, Selasa (25/8/2026).

Anang mengatakan, keberadaan Rumah Oksigen merupakan bagian dari langkah cepat pemerintah dalam memberikan pertolongan kepada warga maupun petugas yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi tempat pertolongan awal bagi masyarakat yang mengalami sesak napas saat berada di kawasan terdampak karhutla. Dengan demikian, warga yang membutuhkan bantuan dapat segera memperoleh penanganan.

Selain menyediakan oksigen, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan berbagai pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas di lapangan. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), membagikan masker, serta menyediakan bantuan vitamin bagi anggota Satgas Karhutla.

Pelayanan kesehatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi fisik para petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla. Mereka berada di lapangan untuk membantu mengendalikan kebakaran dan membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.

Keberadaan Rumah Oksigen sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pada perlindungan masyarakat dari dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap.

Dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna Palangka Raya turut mengambil bagian melalui pendirian Posko Bencana Karhutla Bantuan Presiden. Selain itu, bantuan berupa sembako gratis juga disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.

Dengan berbagai layanan tersebut, Pemprov Kalteng bersama unsur terkait berupaya memastikan masyarakat yang terdampak karhutla tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan bantuan dasar selama kondisi kabut asap berlangsung.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk, terutama bagi kelompok yang rentan terdampak asap.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments