PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengamankan stabilitas harga pangan demi melindungi daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Melalui Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) HBKN 2026, pemerintah daerah berkomitmen memastikan fluktuasi harga tidak membebani warga, terutama kelompok kurang mampu.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa selain teknis distribusi, komunikasi publik yang transparan sangatlah penting.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok kita terjaga. Kami ingin warga bisa menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang tanpa beban harga pangan yang tinggi," ujar Yuas. Kamis (12/2/2026).
Langkah ini diambil untuk meredam spekulasi pasar yang sering muncul akibat meningkatnya konsumsi masyarakat selama hari besar keagamaan nasional.
(Deddy)
0 Comments