PALANGKA RAYA – Ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah menjadi tantangan strategis Pemprov Kalteng dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Dalam Rakorda yang digelar Kamis (12/2/2026). Yuas Elko menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika harga global dan regional yang berdampak lokal.
Yuas menjelaskan bahwa sinkronisasi data antarinstansi sangat diperlukan untuk mendeteksi dini fluktuasi harga pada komoditas strategis. Pemerintah tidak ingin kenaikan permintaan musiman dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang dapat merugikan konsumen, terutama kelompok rentan.
"Sinergi adalah kunci. Dengan pengawasan ketat pada jalur logistik dan pasokan, kita optimis dapat meredam lonjakan inflasi yang biasanya terjadi setiap menjelang Ramadan," tambahnya.
(Deddy)
0 Comments