PALANGKA RAYA — Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Erlan Audri, menekankan urgensi percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas infrastruktur di berbagai wilayah kota. Langkah ini dinilai krusial guna mempermudah mobilitas warga sekaligus mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat sehari-hari.
Menurut Erlan, infrastruktur dasar yang memadai merupakan hak fundamental masyarakat sekaligus roda penggerak utama pertumbuhan wilayah. Ketersediaan akses jalan, penerangan, serta fasilitas umum yang layak akan berdampak langsung pada efisiensi distribusi barang dan kelancaran mobilitas harian warga.
"Penyediaan infrastruktur yang merata dan memadai bukan sekadar soal estetika kota, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempermudah akses dan aktivitas masyarakat secara menyeluruh," ujar Erlan di Palangka Raya, Selasa (18/8).
Ia menambahkan, Komisi II DPRD Palangka Raya senantiasa mendorong sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memetakan skala prioritas pembangunan berdasarkan tingkat kebutuhan riil di lapangan.
Menanggapi tantangan fiskal dan keterbatasan anggaran daerah, Erlan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. Ia juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam setiap pengerjaan proyek fisik agar kualitas infrastruktur yang dihasilkan benar-benar tahan lama dan memberikan manfaat jangka panjang. Pihak legislatif turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya pembangunan di lingkungan masing-masing. Partisipasi publik melalui laporan yang konstruktif dinilai sangat membantu pemerintah dalam mendeteksi titik-titik infrastruktur yang memerlukan penanganan segera.
"Kami di DPRD terbuka terhadap setiap masukan dan laporan dari masyarakat. Dengan pengawasan bersama, kita harapkan pembangunan di Palangka Raya dapat berjalan optimal, merata, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan warga," pungkasnya.
(Olivia Teja)
0 Comments