Palangka Raya - Berdasarkan Surat Telegram Kapolri terkait mutasi dilingkungan Polri yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, jabatan Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami pergantian.
Hal tersebut, disampaikan langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. Senin (12/1/2026).
Kabidhumas menerangkan bahwa kedatangan Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha sebagai Wakapolda Kalteng baru di Bumi Tambun Bungai, disambut hangat oleh Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Kalteng Ny. Maya Iwan, Irwasda Kombes Pol Dr. Benny Ganda Sudjana dan sejumlah pejabat utama lainnya.
Setelah prosesi penyambutan yang berlangsung di Bandara Tjilik Riwut ini, Brigjen Yosi beserta rombongan langsung menuju ke Hotel untuk beristirahat.
"Untuk rekan-rekan ketahui, upacara serah terima jabatan (sertijab) menurut rencana kegiatan akan diselenggarakan pada hari Selasa, (13/1) besok. Kami mohon doanya semoga acara ini dapat berjalan lancar," tutup Erlan.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait layanan Contact Center 110. Layanan ini ditegaskan bukan hanya berlaku di wilayah tertentu, melainkan dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia tanpa biaya.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia menegaskan bahwa layanan 110 merupakan saluran resmi Polri yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di mana pun berada.
“Masyarakat bisa menggunakan layanan contact center 110 secara gratis di seluruh Indonesia,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada Indozone, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, mekanisme penggunaan layanan ini sangat mudah. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian cukup menghubungi nomor 110 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.
“Masyarakat yang nantinya melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke operator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan, dan pengaduan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Trunoyudo menjelaskan bahwa kehadiran Contact Center 110 merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran layanan contact center 110 Polri ditujukan untuk memenuhi harapan dan kebutuhan seluruh masyarakat di mana pun,” ungkapnya.
Dalam penyelenggaraannya, Polri juga telah menyiapkan sistem aplikasi terintegrasi yang memungkinkan setiap interaksi antara masyarakat dan Polri tercatat secara digital.
“Dalam penyelenggaraan layanan contact center, telah disiapkan sebuah sistem aplikasi yang memungkinkan pencatatan atau perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dapat dilakukan pengendalian terhadap respons kebutuhan masyarakat,” pungkas Trunoyudo.
Polri berharap, melalui optimalisasi layanan Contact Center 110, kehadiran negara dapat semakin dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan secara cepat dan profesional.
(Era Suhertini)
Palangka Raya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan, Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana namun penuh makna di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalteng, Jalan Ir. Soekarno, Palangka Raya.Sabtu (10/1/2025).
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah Yohanes, yang diwakili oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bidang Ketenagakerjaan, Warda Rocky Marciano Dahan, menyampaikan bahwa usia 53 tahun merupakan usia kematangan bagi sebuah partai politik. Ia menegaskan, PDI Perjuangan merupakan salah satu partai politik paling matang dalam tata kelola organisasi dan manajemen kepartaian.
“PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai politik di Asia Tenggara yang memiliki sertifikasi ISO dalam manajemen struktural dan manajemen partai. Ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan matang dalam berpartai, berpolitik, serta dalam menjalankan peran kebangsaan dan kenegaraan,” ujarnya.
Warda Rocky menambahkan, semangat perjuangan PDI Perjuangan tetap berlandaskan pada nilai-nilai nasionalisme sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa. Seluruh kader diwajibkan untuk terus turun ke masyarakat, bekerja dan berjuang bersama rakyat, serta mengabdikan jiwa dan raga demi kepentingan bangsa dan negara.
“Di usia ke-53 ini, kader PDI Perjuangan harus hadir di tengah masyarakat, menangis bersama rakyat, tertawa bersama rakyat, dan berbuat nyata untuk rakyat. Itulah makna perjuangan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Terkait kesiapan partai menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pilkada, Warda Rocky menyampaikan bahwa PDI Perjuangan selalu siap. Hal tersebut didukung oleh struktur partai yang solid hingga tingkat paling bawah, bahkan sampai tingkat RT, sebagai mesin partai yang kuat dan terorganisir.
Rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan Kalteng ditandai dengan pemotongan tumpeng dan syukuran sederhana. Tumpeng-tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta kader partai di tingkat bawah sebagai simbol kebersamaan dan kedekatan partai dengan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pergantian kepengurusan DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah telah dilaksanakan, dan aksi pertama kepengurusan baru adalah langsung turun ke masyarakat. Langkah ini menjadi bentuk komitmen PDI Perjuangan untuk terus menjaga konstitusi, NKRI, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945, serta senantiasa berjuang bersama rakyat.
Kegiatan dihadiri Wakil ketua DPD PDI Perjuangan Bidang Ketenagakerjaan, di dampingi wakil DPD PDI Perjuangan Bidang Perekonomian dan Wakil ketua DPD PDI Perjuangan Bidang Sekretaris dan internal, Kader PDI perjuangan, Simpatisan, dan masyarakat Setempat.
(Era Suhertini)
JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan (PDIP) yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) digelar pada Sabtu (10/1/2026) di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta. Acara berlangsung khidmat dan sarat akan makna ideologis.
Salah satu momentum penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penandatanganan akta notaris pendirian Kantor Megawati Institute.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, disaksikan Ketua DPP PDIP Darmadi Durianto dan Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey.
Prosesi ini disaksikan oleh ribuan kader partai. Mereka terdiri atas jajaran pengurus pusat (DPP), pengurus daerah (DPD dan DPC) tingkat provinsi serta kabupaten/kota—meliputi ketua, sekretaris, dan bendahara.
Hadir pula anggota DPR RI Fraksi PDIP, anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan.
Megawati Institute merupakan lembaga nonprofit yang didirikan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai wadah pemikiran (think tank) yang berfokus pada pengembangan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Lembaga ini merangkul pemikiran para cendekiawan, baik yang terafiliasi dengan PDI Perjuangan maupun dari kalangan independen.
Saat ini, Megawati Institute dipimpin oleh mantan Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid.
Dalam Rakernas yang dilaksanakan mulai 10 hingga 12 Januari 2026 ini, PDIP mengusung tema "Satyam Eva Jayate" dengan subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya".
Satyam Eva Jayate merupakan semboyan dari bahasa Sanskerta yang berarti "Kebenaran Pasti Menang". Sementara itu, subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya" diambil dari kutipan lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya pada stanza kedua, yang melambangkan kesetiaan menjaga kedaulatan bangsa.
(Samhadi)