PALANGKA RAYA — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Ray Khemal Nasery Anggota Komisi II , mendesak Dinas Pertanian setempat untuk mengambil langkah konkret dan proaktif dalam membantu para petani lokal menghadapi potensi kekeringan akibat musim kemarau.
Langkah antisipatif ini dinilai sangat mendesak agar pasokan air ke lahan pertanian warga tetap terjaga, sehingga stabilitas dan produktivitas pangan di wilayah Kota Palangka Raya tidak mengalami penurunan dramatis.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung ketahanan pangan daerah yang rentan terdampak perubahan cuaca ekstrem. Oleh karena itu, intervensi pemerintah daerah secara langsung dan terukur sangat dibutuhkan oleh para petani saat ini.
“ Dinas Pertanian harus turun ke lapangan dan melihat apa masalah yang dihadapi petani. Jangan sampai mereka menghadapi kemarau ini sendiri , harus responsif dengan memberikan pendampingan langsung di lapangan, membagikan sarana pompa air, serta memastikan ketersediaan pasokan cadangan air di kawasan-kawasan pertanian produktif,” tegas perwakilan legislatif Palangka Raya di Palangka Raya, Senin (7/9/2026).
Selain bantuan fisik berupa pompa dan suplai air, DPRD Kota Palangka Raya juga meminta dinas terkait memperkuat koordinasi dengan kelompok tani (poktan) untuk memetakan kawasan rawan kekeringan secara presisi. Pendataan ini penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan meminimalkan risiko gagal panen (puso).
DPRD berharap langkah taktis dan proaktif dari Dinas Pertanian Kota Palangka Raya ini mampu menjaga keandalan pasokan bahan pangan pokok di pasar lokal sekaligus menopang perekonomian
(Olivia Teja)
0 Comments