Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran S. Kom menyalurkan bantuan pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Huma Betang Sejahtera kepada warga Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, Senin (28/09/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.
Lurah Panarung, Evi Kahanyati, mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran dalam penyaluran bantuan pangan kepada warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (29/9/2026).
Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap akibat karhutla. Tidak hanya Kelurahan Panarung, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran juga dijadwalkan mendatangi sejumlah kelurahan lainnya untuk menyalurkan bantuan pangan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak.
Evi Kahanyati mengatakan, bantuan yang disalurkan untuk Masyarakat Panarung ada 500 sembako yang akan di bagikan,dan ada tahap II Kartu Huan Betang 500 lebih. bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung akibat kabut asap dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap kondisi masyarakat hingga tingkat kelurahan. Pihaknya juga memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan dan terdampak.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang terdampak. Kami akan terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan dinas terkait apabila masih ada warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Evi.
Ia menjelaskan, apabila masih terdapat warga terdampak yang belum menerima bantuan, pihak kelurahan akan kembali mengusulkan kepada pemerintah agar dapat memperoleh bantuan tambahan.
Evi menegaskan, pihak kelurahan akan terus melakukan koordinasi dan pendataan secara langsung di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Kalau memang masih ada warga yang sangat membutuhkan, tentu akan kita usulkan kembali. Kita juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melihat warga mana yang masih terdampak dan membutuhkan bantuan,” katanya.
Selain bantuan pangan bagi warga terdampak kabut asap, Evi juga menyampaikan bahwa program bantuan pemerintah lainnya, seperti Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), terus dilakukan pendataan dan penyalurannya kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
Ia mengakui masih terdapat warga yang mengharapkan bantuan tersebut. Karena itu, pihak kelurahan akan melakukan pendataan serta mengusulkan warga yang belum menerima bantuan agar dapat menjadi penerima pada tahap berikutnya.
“Kita akan melakukan jemput bola. Warga yang memang sangat membutuhkan akan kita data dan usulkan, sehingga bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Evi berharap bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat meringankan beban masyarakat, terutama warga yang saat ini menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.
“Semoga bantuan ini bisa membantu dan meringankan masyarakat yang terdampak. Kami juga berharap penanganan karhutla dapat terus dilakukan sehingga kondisi kabut asap segera membaik,” pungkasnya.
Warga penerima bantuan Huma Betang menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Salah seorang warga dari RT 04 Kelurahan Panarung, mengaku sangat senang dan bangga atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar bantuan biasa, tetapi cukup membantu meringankan beban masyarakat.
(Era Suhertini)
0 Comments