P. Raya

Optimalkan MBG, DPRD Palangka Raya Dorong Pemanfaatan Ikan Sungai Kahayan

PALANGKA RAYA – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Tengah diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas distribusi pangan, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan pangan lokal. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, mendorong pemerintah kota untuk melirik potensi besar Sungai Kahayan sebagai sumber protein utama bagi anak-anak sekolah, kata Jati Asmoro, Rabu ( 11/2/2026 ).

Pemanfaatan ikan lokal dinilai jauh lebih strategis dan berkelanjutan dibandingkan bergantung pada pasokan protein beku dari luar daerah.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya menegaskan bahwa ikan sungai, seperti patin, nila, hingga ikan jelawat yang menjadi ikon daerah, memiliki kandungan gizi yang tidak kalah bersaing. Integrasi hasil sungai ke dalam menu MBG diyakini akan memberikan dampak ganda (multiplier effect).

"Kita punya kekayaan alam di depan mata. Sungai Kahayan bukan hanya urat nadi transportasi, tapi lumbung protein. Memanfaatkan ikan lokal untuk program nasional ini akan menjamin kesegaran bahan pangan sekaligus memangkas biaya logistik," ujar legislator, Jati Asmoro dalam keterangannya.

DPRD menekankan bahwa kebijakan ini harus berpihak pada para nelayan tradisional dan pembudidaya keramba di sepanjang aliran Kahayan. Dengan menjadikan mereka sebagai pemasok utama, ekonomi akar rumput di Palangka Raya akan bergerak lebih masif., dibarengi dengan peringatan keras mengenai kelestarian ekosistem. Peningkatan permintaan ikan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan eksploitasi yang merusak.

(Olivia Teja)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments