Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Hasupa Hasundau atau pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan para pimpinan media, organisasi pers, dan insan pers di Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran insan pers yang terus mendukung keterbukaan informasi di Kalimantan Tengah.
Menurut Rangga, sekitar 150 insan pers hadir memenuhi undangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan tersebut. Kehadiran media dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.
“Harapan kami melalui kegiatan ini dapat terjalin interaksi yang baik antara pemerintah daerah dengan rekan-rekan media. Forum ini menjadi ruang komunikasi yang terbuka dan konstruktif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk penyesuaian dan efisiensi anggaran. Meski demikian, program prioritas gubernur di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga pembangunan daerah tetap berjalan demi kepentingan masyarakat.
Rangga berharap insan pers dapat terus mengawal pembangunan dan menyampaikan informasi yang benar, objektif, serta berimbang kepada masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya peran media dalam menangkal informasi yang tidak sesuai fakta di tengah derasnya arus informasi saat ini.
“Insan pers yang hadir di tempat ini merupakan media-media profesional, objektif, dan mampu memberikan informasi yang baik serta mencerdaskan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menjaga komunikasi terbuka dengan insan pers melalui pertemuan rutin setiap bulan.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur menyampaikan sejumlah poin penting terkait program pembangunan daerah. Salah satunya mengenai program Huma Betang Sejahtera (HBS) yang dipastikan tetap berjalan secara berkelanjutan hingga akhir masa jabatan gubernur karena dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pelayanan dasar dan pemerataan pembangunan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mendorong media massa untuk terus menyampaikan informasi secara edukatif dan konstruktif guna menjaga kondusivitas daerah serta mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah.
Selain itu, pemerintah menilai program vokasi desa pertanian memiliki dampak besar dalam meningkatkan keterampilan dan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar siap memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Terkait kebijakan efisiensi anggaran, gubernur menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran, fokus, tidak bersifat seremonial berlebihan, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus mempercepat legalitas pertambangan rakyat agar aktivitas masyarakat dapat berjalan secara tertata, aman, memiliki kepastian hukum, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi terhadap peran insan pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat di tengah dinamika pembangunan daerah saat ini.
(Era Suhertini)
0 Comments