Katingan

Dugaan Pemalsuan Surat Antigen di KDP Rugikan 10 Juta

KATINGAN – Dugaan pemalsuan dokumen surat antigen yang terjadi di PT KDP Kecamatan Katingan Tengah rugikan negara Rp 10.050.000 (Sepuluh Juta Lima Puluh Ribu).

Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo mengatakan pelaku pemalsuan dokumen Antigen dilakukan 5 orang karyawan PT KDP yang statusnya menjadi tersangka, namun satu orang, dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Ada 5 orang yang dinyatakan tersangka dan sudah dilakukan penahanan, namun satu dinyatakan DPO” Ungkap Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, melalui rilis yang diterima awak media Rabu (9/3/2022).

Terkait kronologi kejadian, kata Sony, berawal dari salah satu tersangka Ferika Widodo (FW) Asisten Avdeling III KKC PT KDP, punya ide buat format dokumen hasil pemeriksaan antigen yang sebelumnya memiliki surat kesehatan asli dari Puskesmas Tumbang Samba. Dokumen tersebut diubah menjadi surat antigen palsu. 

“Jadi dari tersangka FW, muncullah surat antigen palsu yang seolah-olah asli, karena terdapat cap Puskesmas Tumbang Samba dan tanda tangan dokter Adi yang semuanya itu di scan,” Ungkap Kapolres AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, Rabu (9/3/2022).

Dari hasil pembuatan dokumen tersebut, kata Sony, FW,  menunjukan kepada Eka Candra (EC) Asisten Koordinator KKC PT KDP, Acong Nurhasan Brahwan, (AB) Asisten Avdeling IV KKC PT KDP,  Asmin (A) Asisten Avdeling II KKC PT KDP dan Saut Simbolon (SS) status DPO. 

“Setelah berhasil membuat dokumen palsu tersebut, tersangka FW memperlihatkan kepada tersangka lainnya, kemudian surat tersebut digunakan untuk mempermudah perekrutan karyawan ,” Tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 4 tersangka, Polres Katingan berhasil mengamankan barang bukti, dokumen surat antigen palsu sebanyak 67 lembar blangko, Satu Laptop Acer, Printer Canon, 87 lembar HVS Kuning, Cap Puskesmas Tumbang Samba, Surat Pernyataan Kesehatan dr. Adi dan surat hasil pemeriksaan antigen asli dari dr. Adi.

“Jadi stempel dan tanda tangan, dibuat dengan cara scan, sehingga terlihat seolah-olah surat tersebut asli. Kita sudah amankan semua barang bukti,” Tandasnya.


(Nofriyanto)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments