PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan,, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi kemarau panjang yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi memicu kebakaran yang meluas, praktik tersebut juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat serta mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, kondisi cuaca kering yang disertai tiupan angin dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Situasi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terlebih ketika fenomena El Niño berpotensi memengaruhi kondisi cuaca dan meningkatkan risiko kekeringan.
Hadir Sata menekankan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas di lapangan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat.
Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan lahan dan hutan, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.
Selain itu, edukasi mengenai bahaya karhutla perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami dampak yang dapat ditimbulkan, mulai dari kerusakan lingkungan, penurunan kualitas udara, gangguan kesehatan, hingga potensi kerugian ekonomi.
Pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang lebih besar. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna mendukung upaya pengendalian karhutla di Kota Palangka Raya.
(Olivia Teja)
0 Comments