P. Raya

Infrastruktur Penanganan Karhutla Perlu Dioptimalkan

Palangkaraya - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengatakan,  Selain kesiapan anggaran, ketersediaan infrastruktur penanganan karhutla menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas pencegahan dan pemadaman kebakaran.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu memastikan kesiapan peralatan pemadam, sarana komunikasi, sumber air, serta akses menuju kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Pemeliharaan peralatan dan pemeriksaan kelayakan operasional juga perlu dilakukan secara berkala agar seluruh sarana dapat digunakan ketika dibutuhkan.

Di wilayah yang memiliki lahan gambut, upaya menjaga kondisi hidrologis lahan dan memantau tingkat kekeringan menjadi bagian penting dari mitigasi. Penanganan yang mengutamakan pencegahan diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran meluas dan menekan kebutuhan penanganan darurat yang lebih besar.

Koordinasi antara pemerintah kota, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, serta masyarakat juga perlu diperkuat. Pembagian peran yang jelas akan membantu mempercepat penyampaian informasi dan pengerahan sumber daya ketika ditemukan indikasi kebakaran, seperti yang di sampaikan

Pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat juga dibutuhkan, terutama dalam melaporkan indikasi kebakaran dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan, pengenalan kawasan rawan kebakaran, serta mekanisme pelaporan dini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem pencegahan yang efektif di tingkat lingkungan.

(Olivia Teja)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments