Palangka Raya - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORMASPROV) 2026 di Kantor KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (26/6/2026).
Ketua Harian KORMI Kalimantan Tengah, Rio Kriswana, mengatakan rapat difokuskan pada pembentukan dan penetapan Surat Keputusan (SK) Panitia Pelaksana agar seluruh tahapan persiapan dapat segera berjalan.
Menurut Rio, setelah SK diterbitkan, panitia akan langsung bekerja menyusun jadwal pelaksanaan, menetapkan lokasi kegiatan, serta melakukan koordinasi dengan seluruh organisasi induk olahraga (Inorga) dan KORMI kabupaten/kota. Selanjutnya, masing-masing Inorga akan menyiapkan proposal kegiatan sesuai kebutuhan cabang olahraga yang dinaungi.
Rio mengungkapkan, KORMI telah berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah terkait pelaksanaan FORMASPROV. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan direncanakan berlangsung pada Agustus 2026 dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk dari sisi anggaran.
"Alhamdulillah, pelaksanaan FORMASPROV mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Jadwal sudah mengarah ke bulan Agustus dan anggaran yang telah direncanakan sejauh ini tidak mengalami perubahan," ujar Rio.
Ia meminta seluruh pengurus segera menyelesaikan pembentukan kepanitiaan dan pembagian tugas agar seluruh persiapan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan kepastian bagi KORMI kabupaten/kota dalam melakukan seleksi atlet.
Sementara itu, Sekretaris Harian KORMI Kalimantan Tengah, Hamdan, mengatakan rapat koordinasi juga membahas pembagian tugas antara KORMI Provinsi, KORMI kabupaten/kota, dan Inorga agar pelaksanaan FORMASPROV berjalan terarah dan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.
Selain itu, KORMI juga melakukan inventarisasi cabang olahraga masyarakat yang akan dipertandingkan, khususnya olahraga tradisional seperti sumpit, tarik tambang, terompah, dan berbagai permainan tradisional lainnya.
Hamdan menegaskan pentingnya sinergi antara KORMI Provinsi, KORMI kabupaten/kota, dan seluruh Inorga. Seluruh KORMI kabupaten/kota didorong untuk aktif melakukan pembinaan dan menyiapkan atlet terbaik melalui proses seleksi di daerah masing-masing, sementara setiap Inorga mempersiapkan kebutuhan teknis, termasuk proposal penyelenggaraan sesuai bidangnya.
Ia menambahkan, penentuan lokasi pelaksanaan, jadwal kegiatan, kesiapan anggaran, hingga pembentukan panitia akan segera difinalisasi melalui koordinasi lanjutan sehingga seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi seluruh pengurus, KORMI kabupaten/kota, dan Inorga, KORMI Kalimantan Tengah optimistis FORMASPROV 2026 dapat terselenggara dengan sukses sebagai ajang pembinaan, pelestarian olahraga masyarakat, serta pencarian atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
(Era Suhertini)
0 Comments