Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pertamina melakukan pembahasan terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya. Kamis (8/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertemuan yang dipimpin langsung Gubernur Agustiar Sabran tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam forum itu, pemerintah daerah bersama Pertamina membahas sejumlah langkah penanganan untuk memastikan distribusi BBM kembali normal dan lebih lancar di lapangan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya percepatan distribusi serta koordinasi yang lebih efektif agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Audiensi tersebut diharapkan dapat mempercepat stabilisasi pasokan BBM di wilayah ibu kota provinsi sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kota Palangka Raya.
(Deddi)
0 Comments