PALANGKA RAYA – Kota Palangka Raya kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah regional. Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), Kota Cantik berhasil menduduki peringkat kedua dalam capaian digitalisasi daerah di seluruh wilayah Kalimantan. Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa tata kelola keuangan daerah mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan transparan.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah, memberikan apresiasi tinggi namun tetap memberikan catatan kritis agar pencapaian ini tidak membuat jajaran eksekutif berpuas diri.
Keberhasilan ini tidak lepas dari penilaian positif terhadap Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Kota Palangka Raya dinilai progresif dalam mengintegrasikan sistem pembayaran digital, baik dari sisi pendapatan pajak dan retribusi, maupun dari sisi belanja daerah.
Dalam keterangannya pada Selasa (10/3/2026), Mukarramah menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen untuk menutup celah kebocoran anggaran. Mukarramah menyoroti bahwa penggunaan KKPD ( kartu Kredit pemerintah Daerah) merupakan langkah revolusioner dalam belanja barang dan jasa pemerintah yang lebih akuntabel,transparan,efisien penggurangi penguunaan uang tunai,dan minimalisasi penyimpangan.
(Olivia Teja)
0 Comments