P. Raya

Cheryl Tanzil Anelia: Kolaborasi dan Pendanaan Jadi Kunci Majukan Seni Budaya Kalimantan Tengah

Palangka Raya - Tenaga Ahli Bidang Budaya dan Ekonomi Kreatif Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Cheryl Tanzil Anelia, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memajukan seni dan budaya di Kalimantan Tengah. Selain sinergi, dukungan pendanaan juga dinilai penting untuk memperkuat ekosistem kebudayaan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Cheryl saat menghadiri kegiatan seni budaya yang digelar di UPT Taman Budaya, Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya, Selasa (21/7/2026). 

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan seni dan budaya yang telah tumbuh sejak lama dan menjadi warisan berharga yang harus terus dilestarikan sekaligus dikembangkan.

Cheryl mengatakan, salah satu misi pemerintah saat ini adalah memperkuat pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga berbagai organisasi perangkat daerah agar program-program kebudayaan dapat berjalan lebih optimal.

Ia juga mendorong agar kegiatan seni budaya dipadukan dengan berbagai aktivitas masyarakat, seperti bazar, pameran, maupun kegiatan publik lainnya. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga dapat menikmati pertunjukan seni dan budaya daerah.

Menurut Cheryl, seni dan budaya Indonesia telah mendapat apresiasi tinggi di berbagai negara. Karena itu, masyarakat Indonesia juga harus memiliki kebanggaan yang sama terhadap budaya bangsa serta terus mendukung upaya pelestariannya.

Ia pun mengajak media massa untuk berperan aktif mempublikasikan berbagai kegiatan seni dan budaya. Menurutnya, pemberitaan yang luas akan meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal dan menyaksikan pertunjukan seni budaya di daerah.

Dalam kesempatan itu, Cheryl turut menjelaskan adanya Program Manajemen Talenta Nasional yang memberikan ruang bagi talenta-talenta muda untuk berkembang, termasuk di bidang kebudayaan. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di berbagai bidang.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan dukungan melalui Dana Abadi Kebudayaan yang dijalankan melalui program Dana Indonesia Raya. Program ini dikelola Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan untuk mendukung seniman, budayawan, komunitas seni, serta berbagai kegiatan pemajuan kebudayaan. Para pelaku seni dapat mengakses program tersebut sesuai mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Cheryl berharap para pelaku seni dan budaya di Kalimantan Tengah dapat memanfaatkan berbagai peluang yang telah disediakan pemerintah. Menurutnya, kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai upaya pelestarian warisan bangsa, tetapi juga dapat berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu menciptakan peluang ekonomi dan memberdayakan generasi muda.

"Pengembangan budaya membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah, pelaku seni, komunitas, dunia usaha, media, dan masyarakat harus bersama-sama membuka lebih banyak ruang pertunjukan, promosi, serta pengembangan talenta agar seni budaya Kalimantan Tengah semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional," tutup Cheryl.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments