Palangka Raya – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, menekankan pentingnya kajian lingkungan sebelum dapur Sekolah Pusat Produksi Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai beroperasi.
“DLH mestinya melakukan kajian lebih dulu sebelum dapur beroperasi. Minimal harus ada tempat penampungan dan sistem pembuangan limbah yang sesuai standar, agar aktivitas dapur tidak mengganggu ketenangan masyarakat sekitar,” tegas Hatir. Senin (6/10/2025).
Ia menambahkan, pengelolaan limbah yang baik sangat penting karena dapur SPPG memproduksi ribuan porsi makanan setiap hari. Dengan kajian lingkungan yang tepat, program MBG tetap bisa berjalan optimal, memberikan manfaat gizi bagi siswa, dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
DPRD Palangka Raya berharap DLH segera menindaklanjuti kajian ini sebagai bagian dari pengawasan agar program MBG dapat berjalan efisien, aman, dan ramah lingkungan.
(Deddy)
0 Comments