P. Raya

Fenomena LSL di Palangka Raya Meningkat, Rana Muthia Oktari Desak Kebijakan Berbasis Data dan Inklusif

PALANGKA RAYA – Munculnya fenomena sosial terkait peningkatan kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) di Kota Palangka Raya memicu keprihatinan serius dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, meminta pemerintah kota untuk tidak menutup mata dan segera merumuskan langkah strategis yang tidak hanya reaktif, tetapi juga berbasis data akurat.

Dalam keterangannya pada Rabu (18/3/2026), Rana menekankan bahwa penanganan isu ini memerlukan pendekatan yang komprehensif dari sudut pandang kesehatan masyarakat dan ketahanan sosial, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan.

 "Kita harus melihat ini dengan jernih. Ada fakta sosial yang sedang terjadi di tengah masyarakat kita. dampak jangka panjang terhadap struktur sosial dan kesehatan publik di Palangka Raya, penyebaran infeksi menular seksual (IMS) dan HIV/AIDS " ujar Rana dengan nada tegas.

"Pemerintah harus hadir sebagai solutor. Kebijakan yang inklusif artinya kita merangkul semua pihak untuk sadar akan kesehatan dan norma sosial. Juga melibatkan pihak pakar, sosiologi dan kesehatan, dan pihak lain yang kompeten, guna merumuskan Peraturan Daerah atau program strategis yang mampu menjaga stabilitas sosial sekaligus menjamin keamanan kesehatan bagi seluruh warga Kota Cantik”.pungkasnya.

(Olivia Teja)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments