Palangka Raya - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dimulai di Kalimantan Tengah. Pembukaan MPLS menjadi langkah awal pelaksanaan program pendidikan yang diinisiasi Pemerintah Pusat untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, membuka secara resmi MPLS Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya di Sekolah Rakyat Permanen Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km 39, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (14/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Reza juga menyerahkan atribut sekolah kepada salah seorang peserta didik sebagai simbol dimulainya proses pembelajaran.
Reza menyampaikan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini telah dimulai di dua daerah, yakni Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya. Sementara itu, dua Sekolah Rakyat lainnya di Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Kotawaringin Timur akan segera menyusul dalam waktu dekat.
"Hari ini saya mewakili Bapak Gubernur Kalimantan Tengah untuk membuka MPLS Sekolah Rakyat. Saat ini sudah berlangsung di Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya, sedangkan Gunung Mas dan Kotawaringin Timur akan segera melaksanakan pembukaan MPLS," ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari komitmen menyukseskan program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pendidikan.
Menurutnya, Gubernur Kalimantan Tengah terus mengingatkan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pesan Bapak Gubernur sangat jelas, seluruh program Presiden, khususnya di bidang pendidikan, harus kita dukung bersama. Karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah siap memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan dengan baik," tegas Reza.
Ia menambahkan, saat ini terdapat empat calon Sekolah Rakyat yang dipersiapkan di Kalimantan Tengah. Dua di antaranya telah memulai MPLS, sementara dua lainnya akan segera menyusul setelah seluruh persiapan selesai.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menciptakan generasi muda Kalimantan Tengah yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
(Era Suhertini)
0 Comments