Nasional

OJK Ajak Perempuan Teladani Kartini, Perkuat Integritas dan Anti-Fraud

Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak perempuan Indonesia meneladani semangat R.A. Kartini dalam memperkuat budaya integritas dan anti-fraud, khususnya di sektor jasa keuangan.

Ajakan ini disampaikan dalam Inspiring Talkshow di Museum R.A. Kartini, Rembang. Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun generasi berintegritas, dimulai dari lingkungan keluarga hingga dunia kerja.

Ia mengungkapkan bahwa sekitar 57 persen aparatur sipil negara adalah perempuan, namun sepanjang 2025 tercatat lebih dari 1.000 kasus kekerasan berbasis gender, dengan mayoritas korban adalah perempuan.

Meski peran perempuan semakin strategis, tantangan seperti kesetaraan gender dan kekerasan masih menjadi perhatian. Karena itu, nilai kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab dinilai penting untuk terus diperkuat.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menambahkan, integritas merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Melalui kegiatan ini, OJK kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola yang bersih dan berintegritas. Upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan SMAP di seluruh satuan kerja, pengendalian gratifikasi, serta sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencetak penyuluh antikorupsi bersertifikat.

Melalui kegiatan ini, OJK menegaskan komitmennya mendorong budaya kerja yang bersih dan transparan, serta mengajak perempuan aktif berperan dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang sehat dan terpercaya.

Dengan semangat Kartini, perempuan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan terpercaya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments