P. Raya

Polda Kalteng Dukung Festival Tari Anak, Budaya Lokal Jadi Pondasi Pembentukan Karakter Generasi Muda

Palangka Raya - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah dengan menghadiri Festival Tari Anak Kalimantan Tengah bertema "Laras Gerak Harmoni Tambun Bungai" yang digelar di UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Temanggung Tilung XIII, Palangka Raya, Sabtu (27/6/2026).

Pada kegiatan tersebut, Kapolda Kalimantan Tengah diwakili oleh Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Budi Rahmat, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah.

Menurut Budi Rahmat, Polda Kalimantan Tengah memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya pelestarian budaya, kearifan lokal, dan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

"Kami dari Polda Kalimantan Tengah sangat mendukung upaya pelestarian budaya, kearifan lokal, dan budaya daerah. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, kami juga melombakan budaya tradisional ingin mengangkat serta mengingatkan kembali nilai-nilai budaya lokal agar semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat. 

Rangkaian peringatan Hari Byangkara Ke 80 di Polda Kalimantan Tengah melambangkan kearifan lokal melalui perlombaan tradisional besei kambe, dan balago, kompetesi olahraga tradisional khas Kalimantanimi menonjolkan nilai nilai budaya dari daerah.

Harapannya, budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah dapat terus berkembang hingga dikenal di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, pelestarian budaya juga sejalan dengan peran kepolisian dalam membina generasi muda agar tumbuh dengan karakter yang positif melalui kegiatan yang bermanfaat.

"Melalui kegiatan seni dan budaya seperti ini, anak-anak memiliki wadah untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Dengan begitu, mereka tidak hanya terpaku pada penggunaan gawai atau telepon genggam, tetapi juga terdorong untuk mencintai, mengenal, dan melestarikan budaya lokal sejak usia dini. Ini merupakan langkah positif dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa," katanya.

Festival Tari Anak Kalimantan Tengah menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga keberlangsungan seni budaya daerah sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap warisan budaya Bumi Tambun Bungai kepada generasi muda. 

Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, komunitas seni, dan masyarakat dalam melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa,"pungkasnya.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments