P. Raya

Waspadai Dampak Pinjol terhadap Kesehatan Mental, Edukasi dan Langkah Preventif Dinilai Penting

Palangka Raya –  Anggota DPRD Kota Palangkaraya, Jati Asmoro, menyoroti, maraknya pinjaman online di tengah masyarakat . Hal ini menjadi perhatian serius, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dampaknya terhadap kesehatan mental baik bagi peminjam bahkan orang orang terdekat peminjam tersebut.  Tekanan akibat utang, bunga tinggi, hingga intimidasi penagihan dinilai dapat memicu stres berkepanjangan, kecemasan, bahkan depresi.

Fenomena pinjol yang semakin mudah diakses, tanpa anggunan membuat banyak masyarakat tergiur memperoleh dana cepat, tanpa mempertimbangkan risiko jangka panjang. Kondisi ini diperparah dengan rendahnya literasi keuangan dan minimnya pemahaman terhadap konsekuensi penggunaan layanan pinjaman digital.

Jati Asmoro,  mengingatkan kembali “Pinjol bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga bisa berdampak serius terhadap kesehatan mental jika tidak dikelola dengan bijak,” ujarnya.

Karena itu, langkah preventif dinilai sangat penting dilakukan. Masyarakat diimbau lebih selektif, sehingga tidak terjebak pinjaman illegal, dan  sebelum mengajukan pinjaman, pahami kemampuan finansial serta memastikan layanan pinjaman yang digunakan telah terdaftar dan diawasi oleh otoritas resmi jasa keuangan (OJK). Masyarakat juga diingatkan agar tidak ragu mencari bantuan atau konsultasi apabila mulai mengalami tekanan psikologis akibat masalah utang.

Jati berpesan “”Masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan digital tanpa mengorbankan kesehatan mental dan kesejahteraan hidup”.

Pemerintah, lembaga pendidikan, hingga lingkungan keluarga jug memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang sehat.

( Olivia Teja )

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments