Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.
Dalam sambutannya saat peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), ia menyebutkan APBD 2026 sebesar Rp5,4 triliun, turun drastis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp10,3 triliun.
Meski kondisi fiskal daerah mengalami penurunan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memprioritaskan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Di tengah efisiensi anggaran, KHBS menjadi pilar utama visi dan misi kami,” tegasnya. Jumat (20/2/2026).
Menurut Agustiar Sabran, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk mengurangi komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat. Justru dalam situasi tersebut, pemerintah harus memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan dasar warga.
Program KHBS pun ditegaskan sebagai instrumen strategis untuk menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat perlindungan sosial di tengah dinamika fiskal daerah.
(Deddy)
0 Comments