Palangka Raya – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan pentingnya perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi, khususnya dalam pelaksanaan ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima.
Menurut Syaufwan, kelompok lansia dan jemaah dengan riwayat penyakit tertentu memerlukan pendampingan dan pengawasan yang lebih intensif guna memastikan kesehatan serta keselamatan mereka selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Jemaah lansia dan yang memiliki risiko kesehatan tinggi harus menjadi prioritas perhatian. Kondisi fisik mereka membutuhkan pemantauan khusus agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia menilai, koordinasi antara petugas kesehatan, pendamping jemaah, serta pihak terkait perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu kondisi kesehatan jemaah selama berada di lokasi pelaksanaan ibadah.
Selain itu, Syaufwan juga mengimbau para jemaah agar selalu mematuhi anjuran kesehatan, menjaga pola makan, memperhatikan kebutuhan cairan tubuh, serta tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik menurun.
“Keselamatan dan kesehatan jemaah harus menjadi prioritas utama. Dengan perhatian dan pengawasan yang baik, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat,” katanya.
DPRD Kota Palangka Raya berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jemaah dapat terus meningkatkan kualitas pendampingan, terutama bagi kelompok rentan, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta.
(Olivia Teja)
0 Comments