Palangka Raya – Konsep belajar di luar kelas melalui berkebun diyakini mampu menyeimbangkan aspek akademis dengan keterampilan hidup bagi anak-anak. Metode ini memungkinkan siswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga mengalami proses belajar langsung dari alam.
Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, menilai program ini sangat relevan dengan isu global mengenai lingkungan hidup.
“Membiasakan anak peduli sejak dini akan mencetak generasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Yudhi, Jumat (22/8/25).
Ia menambahkan, kegiatan berkebun juga melatih kesabaran, tanggung jawab, dan kemandirian anak. Menurut Yudhi, dukungan sekolah dan pemerintah daerah sangat penting agar program pembelajaran berbasis praktik seperti ini dapat diterapkan secara luas, sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan.
(Deddy)
0 Comments