P. Raya

Pasar Ikan Sepi, Pasar Ramadan Ramai: Potret Kontras Pergerakan Ekonomi di Palangka Raya

Palangka Raya - Kondisi Pasar Ikan Tradisional di Palangka Raya pada Selasa (6/1/2026) tampak sepi pengunjung. Terlihat banyak kios yang sudah kosong, sementara beberapa pedagang yang masih bertahan hanya bisa menunggu pembeli datang. Suasana pasar yang biasanya ramai kini terlihat lengang.

Sepinya pengunjung diduga akibat persaingan antara pasar tradisional dan pasar modern. Selain itu, kondisi pasar yang dinilai kurang tertata dan kurang bersih menjadi salah satu alasan masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern yang dianggap lebih nyaman dan praktis.

Berbeda dengan kondisi tersebut, suasana justru tampak ramai saat memasuki bulan Ramadan. Warga Palangka Raya menunjukkan antusiasme tinggi dengan menghadiri Pasar Ramadan yang digelar pada Selasa (2/3/2026). 

Salah satu lokasi yang menjadi pusat keramaian berada di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di sekitar Masjid Shalahudin UPR.

Berbagai kuliner khas berbuka puasa seperti kolak, es teler, dan aneka gorengan tersedia di bazar tersebut. Selain itu, beragam produk halal seperti makanan ringan dan minuman juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Pasar Ramadan bukan hanya menjadi tempat berburu takjil, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat lokal. Momentum Ramadan pun dimanfaatkan para pelaku usaha kecil untuk meraih tambahan penghasilan.

Kontras kondisi ini menggambarkan dinamika pergerakan ekonomi masyarakat di Palangka Raya, di mana pasar tradisional menghadapi tantangan, sementara Pasar 

Ramadan mampu menghadirkan semangat dan perputaran ekonomi yang lebih menggeliat.

(ANISA BELLA)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments