Business

Paskibraka Kotim Diharapkan Sukses

SAMPIT – Kendati hanya latihan selama tiga hari, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan sukses menjalankan tugas menaikkan dan menurunkan bendera saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8), meski hanya berlatih dalam waktu singkat. Bupati Kotim Supian Hadi mengatakan keputusan untuk tetap memaksimalkan Paskibraka yang ada untuk melaksanakan  apel HUT RI, kendati persiapannya hanya tiga hari didorong melihat besarnya keingian pemuda dan pemudi Kotim untuk menjalankan tugas sebagai Paskibra. “Hampir semua daerah di Indonesia membatalkan tugas Paskibraka karena covid-19. Tapi kami di Kotim tetap melaksanakannya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jumlah Paskibraka yang dilantik tetap 75 orang, yang akan bertugas menaikkan dan menurunkan bendrea,” jelas Supian Hadi, Minggu (16/8). Pengukuhan anggota Paskibraka dilaksanakan di gedung Serbaguna Sampit dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pejabat lainnya. Pelaksanaan pengukuhan tetap mengedepankan protokol kesehatan mencegah penularan COVID-19. Pandemi COVID-19 membuat perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyak penyesuaian harus dilakukan karena semua wajib mematuhi protokol kesehatan. Latihan intens Paskibraka yang biasanya dilaksanakan sekitar satu bulan, tahun ini ditiadakan. Sebanyak 75 anggota Paskibraka hanya dilatih selama tiga hari menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut.  Upacara penaikan dan penurunan bendera dilaksanakan di Stadion 29 November Sampit.

 

 

(humbet/JJ)

You can share this post!

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

0 Comments

Leave Comments