Barsel

Premium Di Buntok Langka

BUNTOK - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di kota Buntok langka. Sekalipun ada, harganya dieceran sangat melonjak bahkan di duga kuat melebihi harga BBM jenis Pertalite. "Kalau anda tidak percaya coba saja anda langsung beli di eceran. Harganya men-capai Rp12.000 per Liter. Ada apa sebenarnya dengan pemasaran BBM di Barsel ini," ujar Ueng (45) salah satu warga Jalan Pahlawan Buntok kepada awak media ini, Sabtu (3/4/2020). Ueng menuturkan, jika  Pemerintah Daerah memberikan izin kepada pihak pengusaha swasta untuk bisa mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) dan memasarkan BBM Pertamina, tentunya memiliki tujuan agar dalam menyalurkan BBM kepada masyarakat sesuai dengan harga standar yang telah di tetapkan pemerintah. "Tapi pada kenyataannya, kalau kita mau beli Premium atau Bensin di SPBU itu sejak pagi sudah dibilang kosong. Yang jadi tanda tanya ke mana mereka memasarkan Premium itu," ucap Ueng dengan nada kesal. Dia berharap kepada Pemerintah Dearah melalui instansi terkait atau aparat penegak hukum dapat menindak tegas jika diketahui ada oknum pengusaha  yang sengaja menyalurkan BBM Premium tersebut keluar daerah. "Jika boleh saya memohon, anggota DPRD Basel melakukan sidak ke SPBU itu dan menanyakan BBM jenis Premium mungkin akan mendapat jawaban yang sama," ujarnya. Menanggapi permasalahan ini, H Sudiarto SE anggota komisi II DPRD Barsel, ketika dikonfirmasi awak media ini via telepon seluler, dia sangat menaruh prihatin dan ber-harap kepada aparat penegak hukum bisa melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab permasalahan ini dan kemana BBM premium itu dipasarkan. "Sebenarnya saya sudah mengetahui permasalahan ini dan besar harapan saya agar aparat penegak hukum bisa bekerja keras dan menindak tegas, oknum pengusaha telah menyalahi kewenangannya dan merugikan masyarakat kita," tutup H. Sudiarto.

 

 

(LIPAS)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments