Palangka Raya – Dalam upaya memperkuat ekosistem inovasi daerah, peran Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah dinilai strategis sebagai fasilitator sekaligus penggerak kebijakan.
Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menegaskan bahwa Bapperida diharapkan tidak hanya mendorong lahirnya inovasi, tetapi juga memastikan inovasi tersebut terlindungi secara hukum dan terhilirisasi secara optimal.
“Bapperida berperan memastikan inovasi memiliki perlindungan hukum serta nilai ekonomis yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Linae. Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, hilirisasi inovasi menjadi kunci agar hasil riset dan kreativitas daerah tidak berhenti pada tataran konseptual, melainkan berkembang menjadi produk atau layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan pengawalan kebijakan yang terarah, diharapkan inovasi daerah mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat struktur ekonomi Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.
(Deddi)
0 Comments