Kalteng

BPBD Kalteng Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Mendawai, Puluhan Warga Mengungsi

Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menindaklanjuti kebakaran yang melanda kawasan Jalan Mendawai Sosial, Kota Palangka Raya, Sabtu sore (21/2/2026). 

Peristiwa ini menyebabkan 15 rumah terdampak dan puluhan warga terpaksa mengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, turun langsung ke lokasi pada Minggu untuk memastikan proses penanganan, pendataan, serta pemenuhan kebutuhan warga berjalan optimal.

Berdasarkan data BPBD Kalteng, di RT 01 terdapat 8 rumah terdampak dengan 10 kepala keluarga (42 jiwa). Sementara di RT 05 tercatat 7 rumah terdampak dengan 8 kepala keluarga (36 jiwa). Secara keseluruhan, kebakaran berdampak pada 15 rumah, 18 kepala keluarga, dan 78 jiwa. Satu orang dilaporkan mengalami luka bakar.

“Kami langsung melakukan koordinasi dan assessment cepat di lapangan. Kehadiran kami untuk memastikan seluruh data valid serta kebutuhan warga terpenuhi,” ujar Ahmad Toyib. Ia memastikan korban luka telah mendapat penanganan medis dan terus dipantau oleh tenaga kesehatan.

“Satu korban mengalami luka bakar dan sudah mendapatkan perawatan. Kami terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan agar penanganan maksimal,” tambahnya.

Saat ini warga terdampak masih mengungsi sementara di rumah kerabat dan warga sekitar karena belum tersedia lokasi pengungsian terpusat. BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa tempat pengungsian yang layak, seperti aula sosial, serta bantuan perlengkapan dasar.

“Kebutuhan paling mendesak adalah lokasi pengungsian yang representatif, serta bantuan palet, matras, dan selimut untuk warga selama masa tanggap darurat,” jelasnya.

BPBD Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran permukiman, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan penggunaan peralatan yang berisiko.

“Pencegahan adalah langkah terbaik agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Ahmad Toyib.

(Era Suhertini)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments