PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Pitria Noor, menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal kebijakan yang berpihak pada pelayanan publik yang efisien dan ramah digital. Langkah ini mencakup sistem perizinan online, administrasi cepat, dan peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Kita ingin menjadikan Palangka Raya sebagai kota yang tak hanya rapi dan bersih, tetapi juga punya identitas kuat sebagai pusat intelektual dan kebudayaan Dayak yang modern,” ujar Pitria. Kamis (03/7/25).
Pitria menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga. Dengan sistem yang digital dan transparan, masyarakat dapat memperoleh layanan lebih cepat, mudah, dan akuntabel.
Selain itu, penguatan identitas budaya Dayak tetap menjadi prioritas, sehingga Palangka Raya bisa menjadi kota yang modern sekaligus menghormati nilai-nilai lokal.
Pitria menambahkan bahwa pengembangan kota digital sejalan dengan upaya menyediakan ruang publik kreatif, fasilitas modern, dan ekosistem ekonomi kreatif, sehingga anak muda dan masyarakat luas dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan kota.
Dengan langkah-langkah ini, Palangka Raya diharapkan menjadi kota yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi rumah yang nyaman bagi generasi muda dan masyarakat luas.
(Deddy)
0 Comments