P. Raya

Pemprov Kalteng Dorong Desa Wisata Potensial Baru di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA - Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Prov. Kalteng Hj. Adiah Chandra Sari mengikuti pertemuan bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara virtual dari Kantor Disbudpar Prov. Kalteng, Rabu 16 Maret 2022.

Pada awal Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Kemenparekraf hanya menargetkan 10 persen pendaftar dari total desa wisata di Indonesia yang berkisar 7.275 desa. Namun, ternyata melebihi ekspektasi karena sebanyak 1.831 desa atau 25 persen dari total mendaftar ADWI.

Lebih lanjut, menurut Menparekraf, ADWI terbukti memberikan dampak bagi pemulihan ekonomi, terutama bagi masyarakat desa. Menurutnya, jika semua sumber daya di berbagai desa dapat diolah dengan tepat, dipromosikan dengan giat, Menparekraf meyakini desa wisata mampu menjadi poros dan fondasi kokoh bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Pemprov Kalteng, melalui Disbudpar berharap desa-desa potensial di Bumi Tambun Bungai akan termotivasi untuk meningkatkan daya tarik desanya, sehingga akan semakin banyak desa yang mendaftarkan diri untuk mengikuti dan mendapat penghargaan di ajang ADWI 2022.

“Pada tahun lalu, beberapa desa di Kalteng berhasil menerima penghargaan dari Kemenparekraf dalam ADWI 2021, antara lain Desa Benakitan dan Riam. Kedua desa penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 tersebut terletak di Kabupaten Lamandau,” beber Plt. Kadis Budpar, Adiah Chandra Sari.

Terakhir Diah menyebut, “Jangan lupa membangun NKRI itu dari desa, bukan dari kota, untuk itu pemberdayaan desa adalah kunci dari pembangunan," pungkasnya.

Pertemuan virtual diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwista Provinsi dan Kabupaten/kota se-Kalimantan, serta pengelola desa wisata se-Kalimantan. 


(Deddi)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments