Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pertemuan rutin bersama insan pers yang dihadiri para kepala dinas dan jajaran perangkat daerah, bertempat di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (17/4/2026).
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan berbagai program pembangunan daerah sekaligus memperkuat keterbukaan informasi kepada publik.
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh program, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dapat tepat sasaran bagi masyarakat.
Salah satu fokus pembahasan adalah sektor ketahanan pangan dan pertanian yang dinilai menjadi prioritas pembangunan daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, memaparkan mekanisme penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Menurutnya, bantuan alsintan diberikan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, seperti kesiapan lahan dan ketersediaan sumber air. Program ini juga didukung dengan pembangunan dan penguatan jaringan irigasi yang telah dimulai sejak 2025 dan berlanjut pada 2026.
“Untuk mendapatkan bantuan alsintan, kelompok tani harus mengusulkan melalui mekanisme resmi. Nantinya akan dilakukan verifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa alsintan tidak hanya disalurkan, tetapi juga dikelola secara sistematis melalui brigade dinas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, pemanfaatannya dapat dilakukan melalui sistem sewa oleh kelompok tani guna memastikan penggunaan yang efektif dan merata.
“Pengelolaan alsintan dilakukan oleh unit jasa alsintan agar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tambah Rendy.
Melalui pertemuan ini, Pemprov Kalteng berharap sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat terus terjalin dengan baik dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya kesejahteraan yang merata di Kalimantan Tengah.
(Era Suhertini)
0 Comments