Kalteng

Praktik Honor Pengawasan Tak Seragam Pernah Terjadi

Palangka Raya  – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengungkap adanya fenomena lama terkait kesejahteraan pengawas saat menjalankan tugas ke sekolah-sekolah.

Ia menyebut, sebelumnya pernah terjadi praktik pemberian biaya pengawasan yang tidak seragam. Besaran yang diterima pengawas bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp2 juta, tergantung pada kebijakan masing-masing sekolah.

“Saya bilang, ini berarti ada yang salah dalam sistem kita,” ujarnya. Rabu (28/1/2026).

Menurut Reza, kondisi tersebut menunjukkan belum tertatanya sistem pembiayaan dan tata kelola yang adil serta terstandar. Ia menilai praktik semacam itu berpotensi menimbulkan ketimpangan dan persepsi yang kurang baik dalam manajemen pendidikan.

Kini, lanjutnya, kondisi tersebut telah dibenahi melalui kebijakan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi para pengawas. Dengan skema yang lebih terstruktur dan resmi, ia memastikan praktik lama pemberian honor tidak seragam tersebut tidak lagi terjadi.

Langkah pembenahan ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme pengawas sekaligus menciptakan tata kelola pendidikan yang lebih transparan dan berkeadilan di Kalimantan Tengah.

(Deddy)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments