P. Raya

Secara Virtual, Kapolda Kalteng Pimpin Anev Akselerasi Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Jelang Ramadhan

PALANGKA RAYA - Kapolda Kalteng Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin analisa dan evaluasi (Anev) capaian vaksinasi Covid-19 serta kesiapan menjelang Ramadhan di wilayah Hukum Polda Kalteng, bertempat di Aula Mandau Telawang, Mapolda setempat, Senin (28/3/22) pagi.

Dalam kegiatan anev tersebut, juga dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A., Irwasda Kombes Pol. Ady Soeseno, S.I.K., M.H. dan pejabat utama Polda Kalteng, serta turut diikuti para Kapolres jajaran secara virtual.

Kapolda melalui Kabidhumas Kombes Pol. K. Eko Saputro, S.H., M.H. menyampaikan, tujuan digelarnya anev ini adalah untuk mengetahui data perkembangan Kamtibmas dan penanganan Covid-19 melalui akselerasi vaksinasi di Polres jajaran.

"Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka membahas kesiapan dalam menghadapi bulan puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri tahun 2022," ucapnya.

Lanjut Eko mengatakan, dalam paparanya Kapolda menerangkan, terkait angka kasus tindak pidana di wilayah hukum Polda Kalteng pada periode bulan Januari dan Februari.

"Dari hasil data tersebut, jumlah kasus tindak pidana mengalami penurunan 58 kasus, dengan penyelesaian perkara yang diselesaikan mengalami kenaikan sebanyak 2 kasus," terangnya.

"Sedangkan untuk capaian vaksinasi Covid-19, Polda Kalteng dan Polres jajaran telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 3.694.592 orang. Terdiri dari dosis pertama, kedua dan ketiga (booster)," sambung Eko.

"Secara keseluruhan, kegiatan yang dilaksanakan ini berjalan dengan terpadu dan sinergi. Sehingga membuahkan hasil yang positif bagi situasi kamtibmas di Provinsi Kalteng," tandasnya.

Eko mengatakan, dalam kesempatannya Kapolda turut memberi penekanan, kepada seluruh pejabat utama dan para Kapolres jajaran, terkait kesiapan menjelang Ramadhan dengan memaksimalkan kegiatan Kepolisian. 

"Salah satu penekanan tersebut adalah melakukan pemetaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas seperti, potensi lonjakan kasus Covid-19, potensi ancaman terorisme serta cipta kondisi," urainya.

"Demikian juga untuk satgas pangan. Keterlibatan dalam operasi pasar dan giat deteksi harus ditingkatkan dengan berkoordinasi bersama unsur terkait, guna mencegah terjadinya penimbunan bahan pokok oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri," tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

(Mela)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments