Kalteng

Seger Stria,S.IP : Berpikir Kreatif dan Inovatif Untuk Membangun Desa

Murung Raya - Kepala Desa Tumbang Olong II Kecamatan Uut Murung Kabupaten MURA Seger Satria,S.IP Ini memiliki jiwa Kepemimpinan yang sangat kreatif dan inovatif setiap mengembangkan ide atau gagasan untuk menciptakan karya yang menarik dalam membangun desa nya agar selalu  bermanfaat untuk masyarakat Desa Tumbang Olong II yang dipimpin nya.

Setiap orang pasti memiliki kemampuan untuk berpikir lebih kreatif sejauh orang itu mampu menyadari bahwa dirinya bisa berpikir dan bekerja lebih baik serta selalu memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menilai suatu hal.

"Seger dalam karirnya ini selalu didukung masyrakat sehingga terpilih untuk ketigakali nya menjabat sebagai Kepala Desa mulai sejak periode 2009-2015, periode 2015-2021 dan periode 2021-2027 mendatang.

Menurut Seger, Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam jiwa kreativitas. Seseorang yang memiliki jiwa kreativitas memiliki kemampuan berpikir ataupun dapat melakukan tindakan yang bertujuan untuk mencari pemecahan sebuah kondisi ataupun permasalahan secara cerdas, berbeda (out of the box), tidak umum, orisinil, serta membawa hasil yang tepat dan bermanfaat.

"Lanjut untuk usaha yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif kata dia, biasanya tidak dapat berkembang abadi. lingkungan yang begitu dinamis menuntut kreativitas untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru. Karakter cepat berpuas diri cenderung stagnan sama saja membawa diri kita ke arah kematian.

Pemahaman kreatif dan inovatif jelas dia, sering kali dipertukarkan satu sama lain. Kreativitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang.

“Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif adalah hal yang mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada realisasi,” tegas Kades Seger yang mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi ini.

Dikatakannya, semua usaha yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif. Sepertinya begitu mudah dan sederhana, tetapi banyak yang mengabaikan ketika usaha yang telah dirasakan mencapai tingkat kemapanan. Kreativitas dan inovasi mungkin dapat dipandang sebagai upaya yang mengganggu keseimbangan yang telah tercipta.

Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana. Kuncinya adalah kepekaan dalam mencium peluang dan kemampuan membaca pasar agar tepat sasaran. Membangun desa misalnya, untuk mewujudkan desa yang mandiri dibutuhkan kreativitas dan inovasi dalam merealisasikiannya sehingga desa dapat memanfaatkan potensi fisik dan nonfisik yang dimilikinya, menjadikan desa modern dan hampir mirip dengan kehidupan perkotaan, masyarakatnya memiliki mata pencaharian yang beragam, serta sarana-prasarana yang telah maju.

“Membangun desa dengan cara yang kreatif dan inovatif. Kalimat ini yang selalu saya pikirkan dan saya ingat setiap hari agar saya selalu optimis bahwa desa akan jauh lebih baik jika semua masyarakat terutama generasi muda mampu berpikir kreatif untuk membuat karya-karya yang menarik. Berbagai potensi yang ada di desa sangat mungkin dapat dikembangkan dan dapat mewujudkan kegiatan berbasis Usaha Ekonomi Masyarakat jika dikemas dengan cara yang kreatif dan inovatif,” tandas dia.

Setiap potensi keindahan alam desa, dapat dikemas secara kreatif dan inovatif dengan membuat konsep desa wisata, di mana rumah-rumah masyarakat desa dapat dijadikan homestay untuk para wisatawan menginap.

Namun, untuk mewujudkannya jelas dia, dibutuhkan strategi pemasaran, seperti dibuatnya program-program promosi untuk memperkenalkan paket wisata yang ada di desa, baik secara online maupun offline . Bumdes dapat menjadi penggerak untuk mengembangkan potensi perekonomian melalui desa wisata. Bumdes bisa membuat program atau event di desa sebagai daya tarik wisatawan.

“Dengan begitu, saya yakin sekali jika semua anak muda berani untuk mencoba hal baru yang kreatif dan inovatif, maka akan banyak usaha kreatif yang bisa tumbuh di desa, apalagi jika usaha tersebut didukung oleh pemerintah dan universitas untuk memberikan program-program pelatihan keterampilan dan kreativitas bagi anak-anak muda di desa,” Tutup Seger yang juga menjabat sebagai Plt.Ketua DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah."

 

(Ady Natha)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments