Palangka Raya — Wakil Ketua II Komisi III DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menekankan bahwa terciptanya kota bersih tidak hanya bergantung pada kesadaran masyarakat, tetapi juga fasilitas pendukung yang memadai. Menurutnya, tong sampah berkapasitas cukup dan pengangkutan sampah terjadwal menjadi hal penting agar warga dapat menerapkan disiplin kebersihan.
Sri Ani mengingatkan, masyarakat tidak bisa dituntut disiplin jika layanan pemerintah belum optimal. Ia juga mengapresiasi komunitas yang aktif melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan berharap mereka mendapat dukungan berupa fasilitas maupun insentif.
“Kota Palangka Raya harus bersih dalam kenyataan, bukan hanya sebutan. Kota bersih mencerminkan masyarakat yang tertib dan maju,” tegas Sri Ani. Selasa (8/7/25).
Langkah ini diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun lingkungan kota yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
(Deddy)
0 Comments