Business

Tingkatkan Kualitas Pengelolaan BMN, Polda Kalteng Gelar Rekonsiliasi dan Pemuktahiran Data SIMAK BMN Semester II T.A. 2021

PALANGKA RAYA - Guna mempertahankan predikat penilaian atau opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Polda Kalimantan Tengah menggelar rekonsiliasi dan pemutakhiran data sistem informasi manajemen dan akutansi barang milik negara (SIMAK-BMN) semester II tahun 2021.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Nascar, Jalan. Nyai Undang, Kota Palangka Raya, Senin (24/1/22) siang tersebut, dibuka langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. diwakili Karolog Kombes Pol. Susilo Wardono, S.IK. M.H. dan dihadiri para Operator SIMAK BMN Satker jajaran Polda Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, Karolog menyampaikan, bahwa dilaksanakanya kegiatan ini bertujuan untuk pertanggungjawaban terhadap akuntabilitas pengelolaan barang milik negara (BMN) yang melekat pada masing-masing Satker dilingkungan Polda Kalteng.

"Diharapkan melalui kegiatan ini, pengelolaan laporan BMN yang dikelola Polri khususnya Polda Kalteng dapat lebih baik dan akurat dari data sebelumnya," ungkapnya.

Karolog juga menekankan, kepada para Operator SIMAK BMN Satker Polda Kalteng agar tertib dan tepat waktu dalam melaksanakan pelaporan rekonsiliasi dan pemutakhiran data.

"Laksanakan kegiatan ini dengan baik, tampilkan transparansi dan akutabilitas kinerja serta optimalkan pemeliharaan dan perawatan pada sarpras yang ada. Bilamana ada kendala atau hambatan dalam pelaksanaanya segera lakukan koordinasi dengan Birolog atau Bidkeu," jelasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol. K. Eko Saputro, S.H., M.H, menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga pengelolaan dan akuntabilitas kinerja pada tiap Satker dapat berjalan dengan maksimal," tandasnya.

(Mela)

 

 

You can share this post!

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

Ratusan Warga Pengrajin Rotan Kehilangan Sumber Penghasilan

0 Comments

Leave Comments