Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, meminta Dinas Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi dan pemantauan di wilayah-wilayah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Menurut Jati, langkah antisipatif lebih penting dibanding penanganan setelah kasus muncul.
“Kalau lingkungan bersih, risiko penularan DBD bisa ditekan. Kesadaran masyarakat sangat menentukan kualitas kesehatan keluarga dan warga sekitar,” ujarnya. Rabu (29/10/2025).
Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, warga, RT/RW, dan lembaga terkait menjadi kunci untuk mencegah wabah DBD dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
(Deddy)
0 Comments