P. Raya

Lagi! Banjir Rendam Jalan Ruas Trans Kalimantan Poros Tengah

PULANG PISAU - Banjir kembali terjadi di ruas jalan trans Kalimantan poros tengah tepatnya di desa Penda Barania kecamatan Kahayan tengah, kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Tingginya luapan sungai mengakibatkan pengguna jalan seperti kendaraan roda dua dan roda empat harus rela mengantri hingga berjam-jam.

Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan sungai Kahayan naik hingga kepermukaan jalan setinggi 29 centimeter, menyebabkan ruas jalan trans kalimantan poros tengah ini terendam banjir sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

Banyak kendaraan roda empat rela mengantri dikarenakan ruas jalan ini tertutup banjir dan berlobang.

Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya melanjutkan proyek pembangunan jembatan layang yang menghubungkan antar kabupaten/kota. Rencananya akan selesai pada pertengahan tahun 2022 mendatang.

Sementara itu, sebagian pengendara roda dua memilih menerobos banjir dan tak jarang ada juga rela turun dari kendaraannya dengan berjalan kaki untuk menghindari kecelakaan akibat lubang yang tertutup air. Namun sebagian pengendara memilih jasa transportasi ferry penyeberangan guna menghindari kendaraan rusak akibat kemasukan air.

Robby salah satu pengendara yang memilih menerobos banjir mengatakan, dirinya dari Palangkaraya menuju desa Lahei Mangkutup mencoba menerobos banjir.  ia memilih tidak menggunakan jasa ferry penyeberangan untuk mengurangi biaya pengeluaran di perjalanan.

Tidak jarang beberapa kendaraan ada yang mengalami mogok akibat kemasukan air. Hingga menjelang malam masih nampak beberapa kendaraan mengantri dan menerobos banjir.Dinas perhubungan kabupaten pulang melalui kasi angkutan umum,Yoga Hendrawan mengatakan kondisi sekarang lalu lintas lancar dibandingkan dari yang sebelumnya, karena sebagian jalan telah di perbaiki sebelum banjir terjadi saat ini. 

Melihat kondisi dan situasi arus lalu lintas masih bisa dilewati pengguna kendaraan roda empat, dan untuk sistem buka tutup dilakukan apabila terjadi antrian Panjang.

(Surya Adi Winata)

 

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments