Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tidak cukup dimaknai sebagai peristiwa bersejarah semata, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui pelaksanaan shalat.
Menurutnya, shalat memiliki kedudukan yang sangat fundamental dalam ajaran Islam. Ibadah tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun akhlak mulia dan memperkuat spiritualitas umat, sekaligus membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter.
“Dari peristiwa Isra Miraj, kita belajar tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama, sebagai penghubung langsung antara hamba dan Sang Pencipta,” ujar Agustiar Sabran saat menyampaikan sambutan. , Kamis (1/1/2026).
Ia berharap, momentum Isra Miraj dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas shalat, tidak hanya dari sisi pelaksanaan, tetapi juga penghayatan maknanya. Dengan shalat yang dijalankan secara khusyuk dan konsisten, nilai-nilai kebaikan diyakini akan tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari di tengah masyarakat.
(Deddy)
0 Comments