Nasional

Mengenal Lumpy Skin Disease (LSD)

JAKARTA - Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian (BBUSKP), Badan Karantina Pertanian,Kementerian Pertanian menggelar webinar dengan mengangkat tema “Mengenal Lumpy Skin Disease (LSD), upaya pencegahan dan pengendaliannya”. Kegiatan ini digelar di ruang seminar balai besar uji standar karantina pertanian di Jakarta, Jum’at, 17 Februari 2023.

Dalam webinar tersebut hadir sebagai narasumber pertama, guru besar fakultas kedokteran hewan, Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Chairul. A. Nidom, dvm, ms. Serta narasumber kedua, dokter hewan karantina ahli madya  balai besar uji standar karantina pertanian, dr. Drh. Helmi,  m.si.

Saat ditemuin reporter Huma Betang usai acara webinar tersebut, Sriyanto menyampaikan,dalam kegiatan webinar tadi dipaparkan yang berkaitan dengan lumpy skin disease (lsd) dan juga terkait dengan metode pengujian deteksi virus lumpy skin disease (LSD).

Sriyanto menambahkan, dengan kegiatan webinar ini kita bisa banyak mendapatkan informasi yang terkait dengan Lumpy Skin Disease (LSD). Jadi  Lumpy Skin Disease (LSD) merupakan penyakit  pada hewan dengan gejala klinis dengan adanya nodul atau kropeng pada kulit hewan terutama pada hewan sapi dan kerbau dan penyakit ini dapat ditularkan  melalui vektir dan non vektor. Kalau vektor penyakit ini bisa ditularkan caplak atau tip bisa juga ditularkan oleh lalat dan juga bisa oleh nyamuk.

Namun kalau secara non vektor penyakit ini bisa menular  terinfeksi dari hewan yang sakit kepada hewan yang sehat. Peserta webinar ini berasal  dari upt-upt  dilingkungan  Badan Karantina Pertanian, Kementan, Ikatan Dokter Hewan Karantina  Indonesia serta dari dinas-dinas terkait.

 

(Noris)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments