Kotim

Meski Kemarau Tanaman Holtikultura di Kotim tetap ditanam Petani di Fasilitas Pompa air yang disediakan Pemerintah

​​​​SAMPIT -Para petani di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan bahwa tanaman hortikultura mereka tetap berkembang dengan baik, meskipun musim kemarau berkepanjangan.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kotim, Sepnita, hal ini disebabkan oleh upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas air seperti sumur, embung, dan pompa air.

Para petani di wilayah seperti Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, dan Kota Besi telah memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah untuk menjaga tanaman mereka.

Menurut laporan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur, hanya sekitar 2 hektar tanaman hortikultura yang gagal panen pada tahun 2023, yang mencakup berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan. Luas panen mencapai 7.104,2 hektar, sedangkan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) hanya memengaruhi sekitar 115,8 hektar tanaman. Berita baiknya adalah bahwa tidak ada laporan kebakaran lahan yang memengaruhi tanaman hortikultura.

Upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas air dan dukungan teknis telah membantu petani dalam menghadapi tantangan kemarau yang panjang. Hal ini memungkinkan mereka untuk terus menjalankan usaha pertanian dengan sukses, serta menjaga stabilitas pasokan tanaman hortikultura di daerah ini.

(Marselinus)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments