Kalteng

Nahkoda Dinas Transmigrasi & Tenaga Kerja Mura Seorang Doktor

PURUK CAHU - Dunia pendidikan di kabupaten Murung Raya patut berbangga, pasalnya salah seorang warganya kini tercatat menyandang gelar Doktor gelar tertinggi dalam strata pendidikan di Indonesia.

Terlebih, figur tersebut adalah yang juga praktisi pendidikan sekaligus birokrat seorang Kepala Dinas yang memiliki kebijakan dan peduli dalam dunia pendidikan di Murung Raya.

Dia lah Dr.H.Pajarudinnoor,S.Pd,M.Si. Kepala Dinas Tranmigrasi Dan Tenaga Kerja (DISTRANSNAKER) yang telah menyelesaikan studi S3 nya di Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dengan mengambil Program Doktoral fakultas Sosial dan Poltiik Program Studi Sosiologi.

Haji Pajar begitu ia familiar disapa, ternyata menyelesaikan gelar Doktornya dengan predikat sangat baik, setelah Sidang Senat Terbuka, Wisuda ke-101 Periode III Kelompok 1 Universitas Muhammadiyah Malang Kamis 4/11/2021.

Oleh para penguji di Ujian Promosi Doktor, di Gedung GKB IV, Kampus III Jalan Raya Tlogomas No.246 Malang, Jawa Timur

Tentu tak mudah bagi Haji Pajar menyelesaikan studinya. Mengingat jabatan pengabdiannya yang melekat sebagai Pejabat Eselon II di Murung Raya yang tentu harus pintar berbagi waktu antara belajar dan bekerja.

Namun begitu, dirinya mengaku bisa memanfaatkan waktu dan pikirannya menyelesaikan studi Pasca Sarjana nya ditengah kesibukan bekerja sebagai Kepala Dinas. Mengingat Disertasi yang diambil adalah pokok - pokok pekerjaan yang ia hadapi selama ini yang menjadi tantangannya untuk dapat diselesaikan.

"Bukan sekedar diselesaikan, tapi kebijakan pendidikan berkarakter yang telah lama digulirkan di Mura harus terus digelorakan untuk diterapkan model pendidikan seperti ini.

Dan peran sebagai Kepala Dinas tentu sangat sentral. Ini yang menjadi pokok-pokok pikiran saya untuk mengambil disertasi."Terangnya saat dihubungi Huma Betang via telepon seluler setelah mengikuti semua rangkian proses wisuda doktor usai."

Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam penyelesaian program S3.

Disertasi merupakan bukti kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam program ilmu yang di pilih seorang mahasiswa S3.

Lebih lanjut Haji Pajar, tentu tak ingin berhenti sebatas menyelesaikan studi S3 ini mengenai pendidikan karakter di Mura.

Menurutnya gelar barunya sebagai Doktor. Pendidikan selalu akan menjadi energi buat dirinya untuk melangkah menapaki tugas - tugas pengabdiannya sebagai Kepala Dinas dan Ujian sesungguhnya dalam kesehariannya menggeluti pendidikan berkarakter di Kota Emas Puruk Cahu.

"Guru terbaik adalah pengalaman, ujian sesungguhnya ada pada kehidupan sehari - hari, semoga kita semua menjadi orang yang terus bisa memperbaiki diri dan bermanfaat untuk alam semesta.",Pungkasnya.

Jika mengikuti jejak riwayat karir Haji Pajar, nampaknya pria ini memiliki 1 istri, 4 orang anak 2 Putra dan 2 Putri ini tak bisa diragukan lagi dalam memahami asam garam dunia pendidikan.

Mengawali karir sebagai pendidik seorang guru kelas kemudian malang melintang mengabdikan diri di dewan pendidikan hingga akhirnya dipercaya sebagai Kepala Dinas di Kabupaten Murung Raya dimulai dari masa Kepemerintahan era Bupati Willy M Yoseph sampai sekarang masa Kepemerintahan Bupati Perdie M Yoseph, Haji Pajarudinnoor nampaknya ingin terus dan terus mengabdi untuk pendidikan berkarakter di Tana Malai Tolung Lingu dan Bumi Isen Mulang Kalimantan Tengah."

(Ady Natha)

 

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments