P. Raya

Paskibraka sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kader Pemimpin Bangsa

PALANGKA RAYA - Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP, Tonny Agung Arifianto secara virtual membuka Kegiatan Pembelajaran Aktif Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) Bagi Paskibraka tahun 2023 Tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Provinsi Kalteng, Selasa (5/9/2023).

Saat di temui usai kegiatan Direktur Pelaksanaan Diklat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)  Sadono Sriharjo, mengatakan, untuk pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila kepada  Paskibraka tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden no 51 tahun  2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. 

Program ini difokuskan untuk pengkaderan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkarak-ter  kepemimpinan Pancasila, dimana program nasional berdasarkan Perpres tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2022 lalu. Pelaksanaan program dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, artinya dalam program ini ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan.

"Tahapan pertama adalah Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera  Pusaka, dimana terdapat tiga tahapan, yakni rekrutmen, seleksi, dan pemusatan diklat calon Paskibraka. Pembelajaran aktif pembinaan ideologi Pancasila merupakan salah satu proses untuk membangun karakter berlandaskan pada nilai nilai ideologi Pancasila kepada adik-adik Paskibraka, sehingga mereka akan meyakini kemudian memahami dan akhirnya mengaktualisasikan menjadi habituasi dalam praktik kehidupan di komunitas masing masing,  sehingga mereka diharapkan  akan menjadi teladan-teladan  dalam penegakan dan penerapan nilai-nilai Pancasila,” jelasnya.

Sadono menambahkan, mengacu pada mandat yang diberikan kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila berdasarkan Perpres 7 tahun 2018, ada lima 5 mandat yang diberikan kepada lembaga ini, yakni : melakukan perumusan kebijakan di bidang Pembinaan Ideologi Pancasila, melakukan koordinasi sinkronisasi dan pengendalian di bidang Pembinaan Ideologi Pancasila, melaksanakan standarisasi materi pendidikan dan pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Pembinaan Ideologi  Pancasila, serta memberikan rekomendasi berdasarkan hasil kajian terhadap peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Adapun segmen yang disasar adalah seluruh Warga Negara Indonesia yang mencakup aparatur negara di dalamnya ada  ASN ,TNI,  Polri, kemudian organisasi kemasyaraka-tan, dan organisasi politik, serta komponen masyarakat lainnya, baik individu, kelompok, maupun komunitas.

"Kenapa kita prioritas kepada Paskibraka karena paskibraka ini adalah putra-putri terbaik bangsa karena sudah melalui proses seleksi dan rekrutmen secara transparan dan akuntabel. Mereka putra putri terbaik dimana untuk waktu 20 tahun kedepan akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa ini” tegasnya.

Kaderisasi melalui Program Paskibraka, lanjut Sadono,  dibawah koordinasi BPIP secara nasional per tahun mencapai kisaran 25 ribu anggota. Untuk Kalteng  sendiri kisaran jumlahnya per tahun sekitar 800 lebih Paskibraka Tahun 2023 dari tingkat provinsi maupun 15 kabupa-ten/ kota se-provinsi.

Hadir dalam kegiatan secara luring  Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Suhaemi, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng Katma F. Dirun, Perwakilan Unsur Forkopimda, dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng,  serta Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan BPIP Sadono Sriharjo, Direktur Perencanaan Diklat BPIP Yakob K.M., Dewan Pakar BPIP Darmansjah Djumala, dan Stafsus BPIP Antonius Benny Susetyo, perwakilan dari Polda Kalteng, perwakilan dari Korem 102/PJG Kalteng. Selanjutnya hadir juga secara virtual Deputi Pengendalian dan Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Rima Agristina, dan Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Tonny Agung Arifianto.  

 

(Era Suhertini)

 

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments