Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah strategis untuk mengantisipasi penurunan APBD tahun 2026 dengan mengoptimalkan pendapatan daerah. Senin (12/1/2026).
Upaya ini dilakukan melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), agar kontribusi kedua sumber keuangan tersebut dapat lebih maksimal dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Dengan optimalisasi PAD dan peran BUMD, Pemprov Kalteng berharap dapat menekan ketergantungan pada sumber pendanaan eksternal, sekaligus memastikan program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan efektif meski anggaran daerah terbatas. Pendekatan ini juga menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
(Deddy)
0 Comments