P. Raya

Sulit Meminta Masyarakat Tetap di Rumah, Harus Ada Solusi Lain

Hal tersulit dalam penerapan PSBB yaitu meminta masyarakat untuk tetap di rumah. Karenanya, new normal merupakan solusi lain agar kehidupan masyarakat bisa tetap berjalan. Demikian diungkapkan anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, H M Khemal Nasery. "Mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap dan harus tinggal di rumah, itu dulu yang kita pikirkan. Makanya new normal adalah solusi yang tepat" kata Khemal, Rabu 12 Agustus 2020. "Ketika ada rencana penerapan PSBB tahap II, saya termasuk yang menentang. Karena, konsekuensi dari penerapan itu apa bagi yang melanggar" tutur Politisi Partai Golkar ini. Dia mengatakan jika PSBB tahap II kembali diterapkan pemerintah, tentu harus bisa menghitung kebutuhan masyarakat selama di rumah. "Apa cukup bantuan berupa beras 5 kilogram untuk makan selama PSBB ?, kan tidak. Misalnya dalam satu hari satu keluarga menghabiskan 2 kilogram beras, kali kan penerapan PSBB selama 14 hari itu baru bisa dibagikan ke masyarakat. Bukan beras lima atau bahkan tiga kilogram," tambahnya mengakhiri percakapan.

 

(HB)

You can share this post!

0 Comments

Leave Comments