Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa arah kebijakan penanaman modal di Kalimantan Tengah difokuskan pada investasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Penegasan tersebut disampaikan Yuas Elko dalam rapat pembahasan Penyelenggaraan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam dan posisi geografis yang strategis, sehingga harus didukung oleh regulasi yang kuat, kelembagaan yang jelas, serta pelayanan perizinan yang terintegrasi dan selaras dengan kebijakan nasional.
“Kita ingin investasi yang memberi manfaat jangka panjang, menyerap tenaga kerja lokal, dan tidak merusak lingkungan,” tegas Yuas Elko.
Ia menambahkan, investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah juga harus memberikan nilai tambah bagi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperhatikan aspek sosial dan lingkungan hidup.
Melalui penguatan regulasi dan sistem perizinan yang transparan dan akuntabel, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menarik investor yang bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
(Deddy)
0 Comments